post-thumbnail{float:left;margin-right:20px}
Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Container Icon

KASIAT DAUN SIRSAK SEBAGAI OBAT PENYAKIT KANKER



KASIAT DAUN SIRSAT SEBAGAI OBAT PENYAKIT KANKER

BAB 1
PENDAHULUAN


1.1.  Latar Belakang
            Berdasarkan buku Panduandirektorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan tahun 2013 lulusan sebuah perguruan tinggi dituntut untuk memiliki academic knowledge, skill of thinking,management skill, dan communication skill.
Berdasarkan uraian di atas academic knowledge merupakan pengembangan pengetahuan dan keterampilan yang dapat berupa kreatifitas dan inovatifitas. Skil of thinking merupakan kemampuan untuk mengembangkan gagasan dan ide yang didasarkan pada pengalaman dalam kehidupan nyata yang kemudian mampu untuk mendeskripsikan informasi yang telah diperoleh sehingga dapat memecahkan masalah secara tepat. Skil of thinking dapat diadakan pada semua bidang studi disekolah. Management skill merupakan keahlian khusus yang harus dimiliki seseorang agar mampu menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Communication skill merupakan kemampuan menyampaikan informasi kepada orang lain agar mudah dimerngerti dan dipahami secara jelas baik dalam bentuk symbol, kata dan lain sebagainya. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa hendaknya seorang mahasiswa memiliki pemikiran yang kreatif serta memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam berkomunikasi untuk menciptakan sesuatu hal yang baru yang dapat berguna bagi semua orang.
Penyakit kanker khususnya kanker payudara merupakan penyakit yang mematikan yang sampai saat ini belum ditemukaan obatnya. Seperti diwartakan di okezone tanggal 30 Oktober 2013 beberapa jenis kanker yang banyak menyebabkan orang meninggal adalah kanker yang menyerang paru- paru, payudara dan prostat (okezone.com, 2007). Kanker merupakan penyakit yang ditimbulkan dari pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Kanker paru-paru berasal dari jaringan tipis paru-paru berupa lapisan sel yang terletak pada saluran udara. Factor utama dari kanker paru-paru adalah rokok atau tembakau. Bahan berbahaya dari rokok lama kelamaan akan merusak sel paru-paru sehingga menyebabkan kanker. Kanker payudara sendiri merupakan penyakit yang disebabkan sel ganas yang tumbuh pada jaringan payudara. Gejala kanker payudara dapat berupa benjolan yang tumbuh di payudara serta rasa nyeri. Kanker prostat yaitu penyakit yang berkembang di prostat. Kanker ini tumbuh sangat lambat namun merupakan kanker ganas. Penyakit kanker ini akan menimbulakan rasa sakit yang luar biasa. Penyakit kanker pada umumnya diketahui oleh penderita setelah memasuki stadium akhir. Seseorang yang menderita sakit sebaiknya tidak di biarkan begitu saja.
Minimnya pengetahuan serta ketidaktahuan mengenai penyakit kanker ditambah dengan biaya yang mahal membuat orang tidak memperhatikan kesehatannya.Ketidaktahuan tersebut membuat banyak orang meninggal akibat penyakit kanker. Hingga saat ini banyak terdapat kelompok pegiat kanker yang meneliti, misalnya hasil riset Amerika Serikat yang mengemukakan bahwa,  jumlah kasus-kasus kanker di negara-negara maju sebanyak 5,4 juta kasus dan 2,9 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Sementara 6,7 kasus kanker dan 4,7 kasus di antaranya meninggal dunia di negara-negara berkembang. Proyeksi angka ini didasarkan pada data tentang kasus insiden dan kematian yang di kompilasi oleh Lembaga Riset Kanker Internasional (International Agency For Research on Cancer) (Okezone.com, 2011).
            Daun tanaman sirsak juga memiliki banyak manfaat. Riset yang dilakukan pada awal 1990-an, ditemukan 34 senyawa Cytotoxic pada daun sirsak yang mampu menghambat hingga membunuh sel-sel tubuh yang mengalami pertumbuhan tidak normal (sel kanker). (International Agency For Research on Cancer) (Okezone.com, 2011). Senyawa Cytotoxic memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pengobatan kanker dengan kemoterapi yang dapat menyebabkan rasa mual dan muntah serta rambut rontok. Senyawa Cytotocic ini akan membunuh kanker secara efektif dan aman, tanpa menyebabkan rasa mual dan muntah maupun kerontokan rambut.
Daun sirsak juga mengandung zat annonaceous acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel kanker daripada zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi. Zat acetogenins dapat membunuh sel- sel kanker tanpa merusak atau mengganggu sel-sel tubuh yang sehat. Hal ini telah diteliti di Laboratorium Health Sciences Institute, Amerika Serikat di bawah pengawasan the National Cancer Institute, Amerika Serikat (Okezone.com, 2011)
Zat annonaceous acetogenins yang masuk kedalam tubuh mampu menghampat pertumbuhan sel-sel  yang menyebabkan kanker. Sel kanker akan membelah diri 2-5 jam sedangkan sel normal membutuhkan waktu yang lebih lama yaitu 7-14 hari dalam membelah diri. Sel kanker membutuhkan energy yang lebih banyak untuk membelah diri, masuknya zat annonaceous acetogenins kedalam tubuh akan menyebabkan sel kanker kekurangan energy sehingga akan gagal dalam berkembang. Berdasarkan uraian diatas, maka kami tertarik untuk mengambil judul “Racikan Herbal Jifeleaf Sirsak ” dalam Program Kreativitas Mahasiswa ( PKM) Penelitian.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, kami mengambil rumusan masalah sebagai berikut :
11.     Apa yang dimaksud dengan tanaman sirsak ?
22.      Apa manfaat dari tanaman sirsak ?
33.      Kandungan apa saja yang terdapat dalam daun sirsak ?

1.3  Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan tujuan PKM-P ini adalah:
11.      Meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam berwirausaha
22.      Untuk mengetahui kelebihan tanaman sirsak sebagai obat kanker
1.4. Luaran Penelitian
Luaran dari PKM-P yaitu untuk membuat:
11.      Dapat memanfaatkan hasil alam dengan baik
22.      Meningkatkan kreativitas dengan menjual produk herbal
2.4. Manfaat Penelitian
Manfaat dari Program Kreativitas Mahasiswa PKM-P ini  adalah :
11.      Melatih dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berwirausaha
22.      Meningkatkan pemanfaatan hasil alam dalam pengobatan kanker
BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA
1.1.Sirsak
Sirsak (Annona muricata L.) merupakan salah jenis tanaman dari familia Annonaceae yang mempunyai manfaat besar bagi kehidupan manusia, yaitu sebagai tanaman buah yang syarat dengan gizi dan merupakan bahan obat tradisional. Dalam industri makanan, sirsak dapat diolah menjadi selai buah, sari buah, sirup dan dodol sirsak (Jannah, 2010). Sirsak telah menyebar luas ke Negara Asia Tenggara, contohnya Indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh di semua jenis tanah namun akan lebih baik apabila ditanam di tanah yang berair. Pohon sirsak bisa mecapai tinggi 9 meter. Di Indonesia sirsak dapat tumbuh baik dengan ketinggian 1000m diatas permukaan laut.
Tanaman sirsak banyak digunakan sebagai tanaman obat, karena tanaman ini memiliki banyak khasiat dan digunakan sebagai obat dalam penyembuhan maupun pencegahan penyakit. Pengertian berkhasiat obat adalah mengandung zat aktif yang berfungsi mengobati penyakit tertentu dan juga mengandung efek yang sinergis dari berbagai zat yang berfungsi mengobati (Flora, 2008). Zat aktif dari tanaman sirsak antara lain tanin, alkaloid, acatogenins, annocatacin, linoleic acid. Zat aktif tersebut dapat menyembuhkan penyakit dan meningkatkan kekebalan tubuh.  Di Indonesia pemanfaatan daun sirsak sebagai obat dapat dengan merebus daunnya yang dapat mengobati sakit pinggang, asam urat, rematik dan bisul. Tanaman ini juga bersifat antibakteri, antiparasit, antipasmodik, antikanker, insektisida, hipotensif, mengobati sakit perut dan mampu mengeluarkan racun (Mangan, 2009).
Kandungan kimia jenis-jenis dari suku Annonaceae terdiri dari dua golongan yaitu non alkaloid dan alkaloid. Golongan non alkaloid yang telah diketahui adalah sukrosa, glukosa, fruktosa yang terdapat pada “pulp” serta gliserides yang dapat menyebabkan kematian pada serangga. Glukosa dan fruktosa yang terdapat dalam tanaman sirsak berperan sebagai sumber energy dalam tubuh. Selain bermanfaat untuk penyembuhan kanker tanaman sirsak juga memberikan energy dan meningkatkan kekebalan tubuh dari berbagai penyakit.
Golongan alkaloid yang ditemukan pada tanaman ini meliputi beberapa senyawa dari golongan benzil-tetrahidro-isoquinolin dan salah satunya adalah liriodin yang bersifat antitumor, antibakteri dan antijamur (Laboef dkk., 1982 dalam Rahayu dkk., 1993). Senyawa-senyawa tersebut apabila masuk kedalam tubuh akan mencegah timbulnya penyakit Selanjutnya Mangan (2009) menyatakan kandungan kimia dari sirsak adalah saponin, flavonoid, tanin, kalsium, fosfor, hidrat arang, vitamin (A, B, dan C), fitosterol, Ca-oksalat dan alkaloid murisine.  Salah satu kandungan kimia sirsak yang berperan penting untuk obat adalah flavonoid. Flavonoid merupakan salah satu metabolit sekunder dan keberadaannya pada daun tanaman dipengaruhi oleh proses fotosintesis sehingga daun muda belum terlalu banyak mengandung flavonoid. Flavonoid merupakan senyawa bahan alam dari golongan fenolik (Markham, 1988 dalam Sjahid 2008). Manfaat flavonoid dalam tubuh manusia adalah sebagai antioksidan sehingga sangat baik digunakan untuk pencegahan kanker, melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C,antiinflamasi, mencegah keropos tulang dan antibiotik. Dalam kebanyakan kasus, flavonoid dapat berperan secara langsung sebagai antibiotik dengan menggangu fungsi organisme seperti bakteri atau virus (Subroto dan Saputro, 2006). Berdasarkan pendapat di atas atas kandungan yang terdapat dalam tanaman sirsak terutama flavonoid memiliki peran yang sangat penting dalam tubuh. Selain flavonoid, senyawa tannin yang ada pada tanaman sirsak juga dimanfaatkan sebagai obat. Tanin merupakan suatu senyawa polifenol yang berasal dari tumbuhan, memiliki rasa pahit dan kelat, yang bereaksi menggumpalkan protein atau berbagai senyawa organic lainnya. Umumnya tanin digunakan untuk pengobatan penyakit kulit dan sebagai antibakteri, tetapi tanin juga banyak diaplikasikan untuk pengobatan diare, hemostatik (menghentikan pendarahan) dan wasir (Subroto dan Saputro, 2006).
Daun sirsak banyak mengandung zat aktif yang berkhasiat, di antaranya annocatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin, annomurine, anonol, caclourine, gentisic acid, gigantetronin, linoleic acid, dan muricapentocin. Selama ini daun sirsak diketahui khasiatnya secara tradisional yang berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit.( Ersi Herliana, STP dan Nila Rifai, ST, MM. 2011 ). Zat aktif pada daun sirsak juga berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Ekstrak daun sirsak hanya membunuh sel-sel yang jahat dan berbahaya bagi kesehatan serta mampu memperbaiki fungsi sel.
Ramuan daun sirsak sebagai obat anti kanker, cara pengolahannya adalah Daun sirsak 10-15 lembar direbus dalam 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Rebusan ini disaring dan diminum 2 kali sehari. ( Ersi Herliana, STP dan Nila Rifai, ST, MM. 2011 ). Setelah minum rebusan daun sirsak perut akan terasa hangat/panas, lalu badan akan berkeringat deras. Efeknya akan kelihatan setelah diminum rutin selama 3-4 minggu, kondisi akan membaik, bisa beratifitas kembali, dan sel-sel kanker akan mongering sementara sel-sel yang tumbuh seperti rambut, kuku dll tidak akan terganggu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar