KASIAT
DAUN SIRSAT SEBAGAI OBAT PENYAKIT KANKER
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Berdasarkan
buku Panduandirektorat
Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan
Tinggi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan
tahun 2013 lulusan sebuah perguruan tinggi dituntut untuk memiliki academic
knowledge, skill of thinking,management skill, dan communication skill.
Berdasarkan uraian di atas academic knowledge merupakan pengembangan pengetahuan dan keterampilan yang dapat berupa kreatifitas dan inovatifitas. Skil of thinking merupakan kemampuan untuk mengembangkan gagasan dan ide yang didasarkan pada pengalaman dalam kehidupan nyata yang kemudian mampu untuk mendeskripsikan informasi yang telah diperoleh sehingga dapat memecahkan masalah secara tepat. Skil of thinking dapat diadakan pada semua bidang studi disekolah. Management skill merupakan keahlian khusus yang harus dimiliki seseorang agar mampu menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Communication skill merupakan kemampuan menyampaikan informasi kepada orang lain agar mudah dimerngerti dan dipahami secara jelas baik dalam bentuk symbol, kata dan lain sebagainya. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa hendaknya seorang mahasiswa memiliki pemikiran yang kreatif serta memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam berkomunikasi untuk menciptakan sesuatu hal yang baru yang dapat berguna bagi semua orang.
Berdasarkan uraian di atas academic knowledge merupakan pengembangan pengetahuan dan keterampilan yang dapat berupa kreatifitas dan inovatifitas. Skil of thinking merupakan kemampuan untuk mengembangkan gagasan dan ide yang didasarkan pada pengalaman dalam kehidupan nyata yang kemudian mampu untuk mendeskripsikan informasi yang telah diperoleh sehingga dapat memecahkan masalah secara tepat. Skil of thinking dapat diadakan pada semua bidang studi disekolah. Management skill merupakan keahlian khusus yang harus dimiliki seseorang agar mampu menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Communication skill merupakan kemampuan menyampaikan informasi kepada orang lain agar mudah dimerngerti dan dipahami secara jelas baik dalam bentuk symbol, kata dan lain sebagainya. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa hendaknya seorang mahasiswa memiliki pemikiran yang kreatif serta memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam berkomunikasi untuk menciptakan sesuatu hal yang baru yang dapat berguna bagi semua orang.
Penyakit kanker khususnya
kanker payudara merupakan penyakit yang mematikan yang sampai saat ini belum
ditemukaan obatnya. Seperti diwartakan di okezone tanggal 30 Oktober 2013 beberapa jenis kanker yang banyak menyebabkan orang
meninggal adalah kanker yang menyerang paru- paru, payudara dan prostat
(okezone.com, 2007). Kanker merupakan penyakit yang ditimbulkan dari
pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel
kanker. Kanker paru-paru berasal
dari jaringan tipis paru-paru berupa lapisan sel yang terletak pada saluran
udara. Factor utama dari kanker paru-paru adalah rokok atau tembakau. Bahan
berbahaya dari rokok lama kelamaan akan merusak sel paru-paru sehingga
menyebabkan kanker. Kanker payudara sendiri merupakan penyakit yang disebabkan
sel ganas yang tumbuh pada jaringan payudara. Gejala kanker payudara dapat
berupa benjolan yang tumbuh di payudara serta rasa nyeri. Kanker prostat yaitu
penyakit yang berkembang di prostat. Kanker ini tumbuh sangat lambat namun
merupakan kanker ganas. Penyakit kanker ini akan menimbulakan rasa sakit yang
luar biasa. Penyakit kanker pada umumnya diketahui oleh penderita setelah
memasuki stadium akhir. Seseorang yang menderita sakit sebaiknya tidak di biarkan
begitu saja.
Minimnya
pengetahuan serta ketidaktahuan mengenai penyakit kanker ditambah dengan biaya
yang mahal membuat orang tidak memperhatikan kesehatannya.Ketidaktahuan
tersebut membuat banyak orang meninggal akibat penyakit kanker. Hingga saat ini banyak terdapat kelompok pegiat kanker yang meneliti, misalnya hasil riset Amerika Serikat
yang mengemukakan bahwa, jumlah kasus-kasus kanker di negara-negara
maju sebanyak 5,4 juta kasus dan 2,9 kasus di antaranya berakhir dengan
kematian. Sementara 6,7 kasus kanker dan 4,7 kasus di antaranya meninggal dunia
di negara-negara berkembang. Proyeksi angka ini didasarkan pada data tentang
kasus insiden dan kematian yang di kompilasi oleh Lembaga Riset Kanker
Internasional (International Agency For Research on Cancer) (Okezone.com, 2011).
Daun tanaman sirsak juga memiliki banyak manfaat. Riset yang dilakukan pada
awal 1990-an, ditemukan 34 senyawa Cytotoxic pada daun sirsak yang mampu
menghambat hingga membunuh sel-sel tubuh yang mengalami pertumbuhan tidak
normal (sel kanker). (International Agency For Research on Cancer) (Okezone.com, 2011). Senyawa Cytotoxic memiliki
beberapa keunggulan dibandingkan pengobatan kanker dengan kemoterapi yang dapat
menyebabkan rasa mual dan muntah serta rambut rontok. Senyawa Cytotocic ini
akan membunuh kanker secara efektif dan
aman, tanpa menyebabkan rasa mual dan muntah
maupun kerontokan rambut.
Daun sirsak juga mengandung zat
annonaceous acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel
kanker daripada zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi.
Zat acetogenins dapat membunuh sel- sel
kanker tanpa merusak atau mengganggu sel-sel
tubuh yang sehat. Hal ini telah diteliti di Laboratorium Health Sciences
Institute, Amerika Serikat di bawah pengawasan the National Cancer Institute,
Amerika Serikat (Okezone.com, 2011)
Zat
annonaceous acetogenins yang masuk kedalam tubuh mampu menghampat pertumbuhan
sel-sel yang menyebabkan kanker. Sel
kanker akan membelah diri 2-5 jam sedangkan sel normal membutuhkan waktu yang
lebih lama yaitu 7-14 hari dalam membelah diri. Sel kanker membutuhkan energy
yang lebih banyak untuk membelah diri, masuknya zat annonaceous acetogenins
kedalam tubuh akan menyebabkan sel kanker kekurangan energy sehingga akan gagal
dalam berkembang.
Berdasarkan uraian diatas, maka kami tertarik untuk
mengambil judul “Racikan Herbal Jifeleaf Sirsak ” dalam Program Kreativitas
Mahasiswa ( PKM) Penelitian.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan
latar
belakang di atas, kami mengambil
rumusan masalah sebagai berikut :
11.
Apa
yang dimaksud dengan tanaman sirsak ?
22.
Apa
manfaat dari tanaman sirsak ?
33.
Kandungan
apa saja yang terdapat dalam daun sirsak ?
1.3 Tujuan
Penelitian
Berdasarkan
rumusan masalah di atas maka tujuan tujuan
PKM-P ini adalah:
11.
Meningkatkan
kreativitas mahasiswa dalam berwirausaha
22.
Untuk
mengetahui kelebihan tanaman sirsak sebagai obat kanker
1.4.
Luaran
Penelitian
Luaran dari PKM-P yaitu untuk
membuat:
11.
Dapat
memanfaatkan hasil alam dengan baik
22.
Meningkatkan
kreativitas dengan menjual produk herbal
2.4. Manfaat Penelitian
Manfaat dari Program Kreativitas Mahasiswa PKM-P
ini adalah :
11.
Melatih
dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berwirausaha
22.
Meningkatkan
pemanfaatan hasil alam dalam pengobatan kanker
BAB
2
TINJAUAN
PUSTAKA
1.1.Sirsak
Sirsak (Annona muricata L.) merupakan salah jenis tanaman dari
familia Annonaceae yang mempunyai manfaat besar bagi kehidupan manusia, yaitu
sebagai tanaman buah yang syarat dengan gizi dan merupakan bahan obat
tradisional. Dalam industri makanan, sirsak dapat diolah menjadi selai buah,
sari buah, sirup dan dodol sirsak (Jannah, 2010). Sirsak telah menyebar luas ke
Negara Asia Tenggara, contohnya Indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh di semua
jenis tanah namun akan lebih baik apabila ditanam di tanah yang berair. Pohon
sirsak bisa mecapai tinggi 9 meter. Di Indonesia sirsak dapat tumbuh baik
dengan ketinggian 1000m diatas permukaan laut.
Tanaman sirsak banyak digunakan sebagai tanaman obat, karena tanaman
ini memiliki banyak khasiat dan digunakan sebagai obat dalam penyembuhan maupun
pencegahan penyakit. Pengertian berkhasiat obat adalah mengandung zat aktif
yang berfungsi mengobati penyakit tertentu dan juga mengandung efek yang
sinergis dari berbagai zat yang berfungsi mengobati (Flora, 2008). Zat aktif dari tanaman sirsak antara
lain tanin, alkaloid, acatogenins, annocatacin, linoleic acid. Zat aktif
tersebut dapat menyembuhkan penyakit dan meningkatkan kekebalan tubuh. Di Indonesia pemanfaatan daun sirsak sebagai
obat dapat dengan merebus daunnya yang dapat mengobati sakit pinggang, asam
urat, rematik dan bisul. Tanaman ini juga bersifat antibakteri,
antiparasit, antipasmodik, antikanker, insektisida, hipotensif, mengobati sakit
perut dan mampu mengeluarkan racun (Mangan, 2009).
Kandungan kimia jenis-jenis dari suku Annonaceae terdiri dari dua
golongan yaitu non alkaloid dan alkaloid. Golongan non alkaloid yang telah
diketahui adalah sukrosa, glukosa, fruktosa yang terdapat pada “pulp” serta
gliserides yang dapat menyebabkan kematian pada serangga. Glukosa dan fruktosa yang terdapat
dalam tanaman sirsak berperan sebagai sumber energy dalam tubuh. Selain
bermanfaat untuk penyembuhan kanker tanaman sirsak juga memberikan energy dan
meningkatkan kekebalan tubuh dari berbagai penyakit.
Golongan alkaloid
yang ditemukan pada tanaman ini meliputi beberapa senyawa dari golongan
benzil-tetrahidro-isoquinolin dan salah satunya adalah liriodin yang bersifat
antitumor, antibakteri dan antijamur (Laboef dkk., 1982 dalam Rahayu
dkk., 1993).
Senyawa-senyawa
tersebut apabila masuk kedalam tubuh akan mencegah timbulnya penyakit Selanjutnya Mangan (2009) menyatakan kandungan kimia dari sirsak
adalah saponin, flavonoid, tanin, kalsium, fosfor, hidrat arang, vitamin (A, B,
dan C), fitosterol, Ca-oksalat dan alkaloid murisine. Salah satu kandungan kimia sirsak yang
berperan penting untuk obat adalah flavonoid. Flavonoid merupakan salah satu
metabolit sekunder dan keberadaannya pada daun tanaman dipengaruhi oleh proses
fotosintesis sehingga daun muda belum terlalu banyak mengandung flavonoid. Flavonoid
merupakan senyawa bahan alam dari golongan fenolik (Markham, 1988 dalam Sjahid
2008). Manfaat flavonoid dalam tubuh manusia adalah sebagai antioksidan
sehingga sangat baik digunakan untuk pencegahan kanker, melindungi struktur
sel, meningkatkan efektivitas vitamin C,antiinflamasi, mencegah keropos tulang
dan antibiotik. Dalam kebanyakan kasus, flavonoid dapat berperan secara
langsung sebagai antibiotik dengan menggangu fungsi organisme seperti bakteri
atau virus (Subroto dan Saputro, 2006). Berdasarkan pendapat di atas atas kandungan yang terdapat dalam tanaman sirsak terutama
flavonoid memiliki peran yang sangat penting dalam tubuh. Selain flavonoid,
senyawa tannin yang ada pada tanaman sirsak juga dimanfaatkan sebagai obat. Tanin
merupakan suatu senyawa polifenol yang berasal dari tumbuhan, memiliki rasa
pahit dan kelat, yang bereaksi menggumpalkan protein atau berbagai senyawa
organic lainnya. Umumnya tanin digunakan
untuk pengobatan penyakit kulit dan sebagai antibakteri, tetapi tanin juga
banyak diaplikasikan untuk pengobatan diare, hemostatik (menghentikan
pendarahan) dan wasir (Subroto dan Saputro, 2006).
Daun sirsak banyak mengandung zat aktif yang berkhasiat, di antaranya
annocatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin, annomurine, anonol, caclourine,
gentisic acid, gigantetronin, linoleic acid, dan muricapentocin. Selama ini
daun sirsak diketahui khasiatnya secara tradisional yang berkhasiat untuk
mengobati berbagai penyakit.( Ersi Herliana, STP dan Nila Rifai, ST, MM. 2011 ). Zat aktif pada daun sirsak juga berfungsi untuk
meningkatkan kekebalan tubuh. Ekstrak daun sirsak hanya membunuh sel-sel yang
jahat dan berbahaya bagi kesehatan serta mampu memperbaiki fungsi sel.
Ramuan daun sirsak sebagai obat anti kanker, cara pengolahannya adalah
Daun sirsak 10-15 lembar direbus dalam 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas.
Rebusan ini disaring dan diminum 2 kali sehari. ( Ersi Herliana, STP dan Nila
Rifai, ST, MM. 2011 ).
Setelah minum rebusan daun sirsak perut akan terasa hangat/panas, lalu badan
akan berkeringat deras. Efeknya akan kelihatan setelah diminum rutin selama 3-4
minggu, kondisi akan membaik, bisa beratifitas kembali, dan sel-sel kanker akan
mongering sementara sel-sel yang tumbuh seperti rambut, kuku dll tidak akan
terganggu.






0 komentar:
Posting Komentar